Kamis, 20 November 2014

Tugas Morfologi NURMAIDA, bagian 1


TUGAS MORFOLOGI LANJUT

OLEH               : NURMAIDA
KELAS             : 3E
NPM                 : 136211531
DOSEN PEMBIMBING : Roziah, S.Pd, MA



TUGAS MORFOLOGI
Afiksasi, Verba, Adjektiva, Adverbia, Nomina, Pronomina, Numerelia, Preposisi, Konjungsi dan Artikula serta Penegas yang berasal dari Bahasa Daerah Melayu Rokan Hilir

1). 5 Contoh afiksasi dari bahasa daerah masing-masing
1.      Prefiks
a.      – Men à donga     = mendonga
Men à  dengar      = mendengar
Contoh:
Umak tekojuik mendonga kaba itu
Ibu terkejut mendengar kabar itu
Menurut Depdiknas (2008:312) makna mendengar adalah dapat menangkap suara (bunyi) dengan telinga ; tidak tuli.
-          Men à sobuik       = menyobuik
Men à sebut          = menyebut
Contoh:
Lina menyobuik Rina yang salah
Lina menyebut Rina yang salah
Menurut Depdiknas (2008:1237) makna menyebut adalah mengucapkan nama (benda, orang, dsb); memanggil nama.
b.      – meng à kantuk  = mengantok
   Meng à kantuk  = mengantuk
Contoh:
kalau masuk kuliah pagi hai, Dani selalu mengantok
Jika masuk kuliah pagi hari, Dani selalu mengantuk
Menurut Depdiknas (2008:619) makna mengantuk adalah berasa hendak tidur.
-          Meng à aja            = mengaja
Meng à ajar           =mengajar
Contoh:
Dosen bau itu mengaja mato kuliah Bahasa Arab di lokal kami
Dosen baru itu mengajar mata kuliah Bahasa Arab di kelas kami
Menurut Depdiknas (2008:23) makna mengaja/mengajar adalah memberi pelajaran.
c.      Menge à elak        = mengelak
Meng à elak          = mengelak
Contoh:
Roni mengelak dai masalah itu
Roni mengelak dari masalah itu
Menurut Depdiknas (2008:362) makna mengelak adalah menghindar (menyisi) supaya jangan kena (pukulan, serangan).
-          Menge à eja          =mengeja
Menge à eja          = mengeja
Contoh:
Budak kolas 1 SD, bau bisa mengeja
Anak kelas 1 SD, baru bisa mengeja
Menurut Depdiknas (2008:353) makna mengeja adalah melafalkan (menyebutkan) huruf-huruf satu demi satu.
d.      Mem à boi             = memboi
Mem à beri           = memberi
Contoh:
Ayah memboi duik sibu piah kepado Adik
Ayah memberi uang seribu rupiah kepada Adik
Menurut Depdiknas (2008:178) makna memboi/ memberi adalah menyerahkan (membagikan, menyampaikan sesuatu).
Mem à pakso        = memakso
Mem à paksa         = memaksa
Contoh:
Perampok itu memakso atuk untuk memboi’an harto bondanyo
Perampok itu memaksa kakek untuk memberikan harta bendanya
Menurut Depdiknas (2008:1002) makna memakso/memaksa adalah memperlukan, menyuruh, meminta dengan paksa.
e.      per à konalan       = perkonalan
Per à kenalan        = perkenalan
Contoh:
Mahasiswa bau wajeb melakukan perkonalan ke sesame kawannyo
Mahasiswa baru wajib melakukan perkenalan ke sesame temannya
Menurut Depdiknas (2008:666) makna perkonalan/perkenalan : hal (perbuatan) berkenalan (memperkenalkan).
-          Per à tomuan        = pertemuan
Per à temuan         = pertemuan
Contoh:
Walikota Pokanbau mengadoa’an pertomuan samo masya’akek
Walikota Pekanbaru mengadakan pertemuan dengan masyarakat
Menurut Depdiknas (2008:1436)  makna pertemuan : perbuatan(hal dsb) bertemu; perjumpaan.
f.       Ber à jumpo          = bejumpo
Ber à jumpa          = berjumpa
Contoh:
Ibu Gu’u bejumpo samo Wali Mu’id
Ibu Guru berjumpa dengan Wali Murid
Menurut Depdiknas (2008:592) berjumpa : bersua;bertemu
Ber à samo            = besamo
Ber à sama                        = bersama
Ayah poi besamo Adik ke Medan
Ayah pergi bersama adik ke Medan
Makna menurut Depdiknas (2008:1212) bersama : berbareng; serentak
g.      Ter à tido              =tertido
Ter à tidur             = tertidur
Badu tetido di dalap kolehnyo
Badu tertidur di dalam kelasnya
Menurut Depdiknas (2008:1460) tertidur : (sudah) tidur ; mulai tidur; tidak sengaja tidur.
Ter à sangkuik     = tosangkuik
Ter à sangkut        = tersangkut
Baju Adik tosangkuik di pohon jambu
Baju Adik tersangkut di pohon jambu
Menurut Depdiknas (2008:1223) tersangkuik/tersangkut : terkait ; terkena ; terjerat
h.   Di à konang          = dikonang
Di à. Kenang         =dikenang
Perbuek’an yang baik selalu dikonang
Perbuatan yang baik selalu dikenang
Menurut Depdikbud dikonang/dikenang : membangkitkan kembali di ingatan.
Di à timo               = ditimo
Di à terima            = diterima
Duiknyo udah ditimo samo Apak
Uangnya sudah diterima oleh Ayah
Menurut Depdiknas (2008:1451) ditimo/diterima : disambut; mendapat ( memperoleh) sesuatu.
i.    Pem à monang      = pemonang
Pem à menang      = pemenang
Adik jadi pemonang dalam lumbo bulutangkih
Adik menjadi pemenang dalam lomba bulutangkis
Menurut Depdiknas (2008:898) pemenang : orang (pihak) yang menang.
-    Pem à baco           = pembaco
Pem à baca            = pembaca
Menurut Depdiknas (2008:110) pembaca : orang yang membaca
j.    pengeà konal     = pengonal
Penge à Kenal      = pengenal
Menurut Depdiknas (2008:666) pengenal : tanda-tanda (ciri-ciri) untuk mengetahui.
-    Penge à koeh        = pengoeh
Penge à keras       = pengeras
Menurut Depdiknas (2008:677) pengeras : alat atau bahan untuk mengeraskan atau memperkeras.
k.   Pen à jahik            = penjahik
Pen à jahit             = penjahit
Menurut Depdiknas (2008:557) penjahit adalah orang yang mata pencahariannya menjahit pakaian, tas, dsb.
Pen à di’i   = pendii
Pen à diri   = pendiri
Menurut Depdiknas (2008:332) Pendiri adalah orang yang mendirikan.
l.        Peng à aja  = pengaja
Peng à ajar            = pengajar
Menurut Depdiknas (2008:23) Pengajar           : orang yang mengajar
Peng à hasuik       = penghasuik
Peng à hasut         = penghasut
Menurut Depdiknas (2008:487) penghasuik/ penghasut adalah orang yang menghasut
2.      Infiks
a.      Er     
Sabuik         àserabuik
sabut            à serabut
Suling          à seruling:
Sabut            : kulit yang berserat pada buah kelapa, pinang, dsb. Depdiknas (2008:1198).
Serabut        : serat-serat seperti pada sabut; barang yang rupanya seperti bulu atau serat; serabut halus; struktur jaringan yang bentuknya panjang seperti benang.  Depdiknas (2008:1280).
Suling          : menyuling Depdiknas (2008:1351)
Seruling       : alat musik tiup yang terbuat dari buluh, logam, dsb;suling. Depdiknas (2008:1291).
b.      Em   
Gotar            à gemotar
Getar            à gemetar
Sorbak         à semorbak
Serbak         à semerbak
Getar  : gerak berulang-ulang dengan cepat seperti tali biola, per, jarum jam yang tersentuh. Depdiknas (2008:450)
Gemetar         :  bergetar anggota badan karena ketakutan (kedinginan dsb); menggigil karena ketakutan. (Depdiknas (2008:437)
Serbak            : menyerbak. Depdiknas (2008:1284)
Semerbak       : harum ; merata (tt bau yang harum). Depdiknas (2008:1263)
c.      El
Luhur à leluhur
Tapak à telapak
gombongà gelombong
Luhur           : Tinggi;mulia. Depdiknas (2008:845)
Leluhur        : nenek moyang(yang diluhurkan). Depdiknas (2008:807)
Tapak           : bidang kaki sebelah bawah, biasa digunakan untuk menapak; bidang tangan yang digunakan untuk menerima dsb; telapak (Depdiknas (2008:1402)
Telapak       : bagian bawah yang tebal dan keras. Depdiknas (2008:1425)
d.      In
Sambung      à sinambung
Tambah       à tinambah
Menurut Depdiknas Sinambung              : berlanjut ; terus menerus ; kontinu.
Menurut Depdiknas Tinambah                : bilangan yang ditambahkan pada bilangan lain
e.      Ah
Dulu à dahulu
Sajoà sahajo
Saja à sahaja
Menurut Depdiknas Dahulu        : (waktu) yang telah lalu; (masa) lampau
Menurut Depdiknas Sahaja          : sebenarnya; memang demikian
3.      Sufiks (-an, -kan, -I, -nya, -isasi)
a.      -an
Boli              à bolian        = beli  à belikan
Kojo             à kojoan       = kerjaà kerjakan
Beli  : memperoleh atau memiliki sesuatu dengan membayar Depdiknas (2008:
Kerja            : kegiatan melakukan sesuatu ; yang dilakukan (diperbuat), Depdiknas (2008:
b.      –kan
Lotak           à lotakkan   = letak            à letakkan
Sondok        à sondokkan= sembunyi   à sembunyikan
Letak                        : tempat beradanya sesuatu. Depdiknas (2008:821)
Sembunyi                : bersembunyi. Depdiknas (2008:1261)
c.      –i
Asal  à asali
Asas à asasi
Asali            : bersifat asal; berasal. Depdiknas (2008:90)
Asasi            : bersifat dasar; pokok. Depdiknas (2008:92)
d.      –nya
Cinto            à cintonyo   = cinta            à cintanya
Duik à duiknyo    = uang            à uangnya
Cinta            : suka sekali ; sayang benar. Depdiknas (2008:268)
Uang            : alat tukar atau standar pengukur nilai (kesatuan hitungan) yang sah, dikeluarkan oleh pemerintah suatu Negara berupa kertas, emas, perak atau logam lain yang dicetak dengan bentuk dan gambar tertentu. Depdiknas (2008:1512)
e.      –isasi
Afiks                        à isasi           = afiksasi
Komputer                à isasi           = komputerisasi
Afiksasi                   : pengafiksan. Depdiknas (2008:14)
Komputerisasi        : penggunaan komputer (dl menghitung, mengolah data, dsb) secara besar-besaran. Depdiknas (2008:721)
4.      Konfiks (Apitan dan Gabungan)
1.      Apitan                                                                     
a.      Peporangan

Oval: porangOval: Pe-an                                             

ð Peperangan

b.      Perampokan
Oval: Pe-an Oval: rampok
 



ð Perampokan
c.      Berdokekan
Oval: dokekOval: Ber-an         


ð Berdekatan
a.      Peperangan :hal berperang. Depdiknas (2008:1052)
b.      Perampokan            : proses, cara, perbuatan merampok; cara merampok. Depdiknas (2008:1138)
c.      Berdekatan : berdekat; tidak berjauhan. Depdiknas (2008:306)
2.      Gabungan
a.      Perkumpulan
 






            
b.      Perkonalan
 

a.      Perkumpulan          : perhimpunan (tt organisasi dsb) Depdiknas (2008:756)
b.      Perkenalan              : hal (perbuatan) berkenalan (memperkenalkan) Depdiknas (2008:666)
5.      Simofiks
a.      Kotam          => mengotam            => ngotam
ð Ketam/ kotam                     : alat untuk melicinkan kayu; serut; Depdiknas (2008:688)
ð Mengetam/ mengotam       : melicinkan (meratakan) kayu dengan ketam Depdiknas (2008:688)
b.      Aja               => mengaja   => ngaja
ð Aja / ajar     : petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui ( diturut) Depdiknas (2008:23)
ð Mengaja/ mengajar: member pelajaran Depdiknas (2008:23)
c.      Jus                => mengojus => ngojus
Makna menurut Depdiknas
ð Jus                                        : sari buah Depdiknas (2008:595)
ð Mengejus / mengojus        : membuat jus (buah) Depdiknas (2008:595)
d.      Adu              => mengadu  => ngadu
Makna menurut Depdiknas
ð Adu              : mempertemukan ; sentuh ; benturkan ; sabung ; hasut ; tandingkan ; sampaikan ; timbang; Depdiknas (2008:11)
ð Mengadu     : mempertemukan (mendekatkan) dua benda: Depdiknas (2008:11)
e.      Hasuik         => menghasuik                     => ngasuik
Makna menurut Depdiknas
ð Hasut / hasuik        : dengki ; iri hati ; hasad Depdiknas (2008:487)

ð Menghasut              : membangkitkan hati orang supaya marah (melawan, memberontak, dsb) Depdiknas (2008:487)

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar