4. Tulis dan Jelaskan tiga contoh
adverbial dari bahasa daerah masing-masing
1. adverbia dari segi Perilaku
semantisnya
Ø Adverbial
Kualikatif
a.
Aku
paling goma masakan umak
ð Saya
paling suka masakan Ibu
b.
Baju
bayonyo sangat cantek
ð Baju
barunya sangat cantik
c.
Lokasinyo
kuang strategis
ð Lokasinya
kurang strategis
Ø Adverbial
kuantitatif
a.
Sayur
mayo banyak mengandung vitamen
ð Sayur
mayo banyak mengandung vitamin
b.
Wano
sepatunyo cukup soasi dongan kakinyo
ð Warna
sepatunya cukup serasi dengan kakinya
c. Wano
ambuiknyo sedikik kemeah-meahan
ð Warna
rambutnya sedikit kemerah-merahan
Ø Adverbia
limitatif
a.
Aku
cumo mencubo menghibu dio nyo, tak ado maksud lain
ð Aku
hanya mencoba menghibur dia, tidak ada maksud lain
b.
Cukuik
menengok kau sonyum ajo aku dah sonang
ð Cukup
melihat kamu senyum saja akau sudah senang
c.
Aku
sekoda menogunyo ajo
ð Saya
sekadar menegurnya saja
Ø Adverbia
frekuentatif
a.
Lina
selalu datang lambek ke sekolahnyo
ð Lina
sering datang terlambat ke sekolahnya
b.
Adik
selalu menangis kalau apo yang dio ondak tak diboi
ð Adik
selalu menangis jika apa yang dia inginkan tidak diberi
c.
Kekadang aku tekojuik menengok kelaku dio
tu
ð Kadang-kadang
saya terkejut melihat kelakuan dia itu
Ø Adverbia
kewaktuan
a.
Apak
bau sampai umah tongah malam
ð Ayah
baru sampai rumah tengah malam
b.
Polisi
sego’o betindak untuk menyelosaikan kasus itu
ð Polisi
segera bertindak untuk menyelesaikan kasus itu
c.
Sedao
kami bau mendapek musibah
ð Saudara
kami baru mendapat musibah
Ø Adverbial
kecaraan
a.
Kami
diam-diam memboi kejutan dihai ulang tahun umak
ð Kami
diam-diam member kejutan di hari ulang tahun Ibu
b.
Bialah
polan-polan asal selamek sampai tujuan
ð Biarlah
pelan-pelan asal selamat sampai tujuan
c.
Kami
akan menganta suek lamaran kojo itu secopeknyo
ð Kami
akan mengantar surat lamaran pekerjaan itu secepatnya
Ø Adverbial
kontrastif
a.
Dah
tau salah bukannyo inyo ondak minta maaf, malahan maah-maah tak tontu
ð Sudah
tau salah, bukannya dia mau minta maaf, malahan marah-marah tidak jelas
b.
Sapo
cakap soal itu payah, justru itulah yang paling sonang
ð Siapa
bilang soal itu susah, justru itulah yang paling mudah
c.
Jangankan
ondak menogo, bahkan untuk menengok muko aku ajo inyo tak ondak
ð Jangankan
mau menyapa, bahkan untuk melihat wajah saya saja dia tidak mau
Ø Adverbial
keniscayaan
a.
Kau
pasti dapek lelaki yang lobih baik dai dio
ð Kamu
pasti dapat lelaki yang lebih dari dia
b.
Setiap
usul atau pendapek kito pasti akan dipertimbangkan
ð Setiap
usul atau pendapat kita pasti akan dipertimbangkan
c.
Kalau
kito selalu bedoa dan asaho niscaya kemudahan akan datang
ð Kalau
kita selalu berdoa dan berusaha niscaya kemudahan akan dating
2.Adverbia
dari segi perilaku sintaksinya
Ø Adverbial
yang mendahului kata yang diterangkan
a.
Dio
lobih cantek dai adiknyo
ð Dia
lebih cantik dari adiknya
b.
Aku
hanya cakap apo adonyo
ð Saya
hanya berkata apa adanya
c.
Permasalahannyo
terlalu hajap untuk dihadapi
ð Permasalahannya
terlalu rumit untuk dihadapi
Ø Adverbia
yang mengikuti kata yang diterangkan
a.
Tompan
bona muko budak tu
ð Jelek
benar wajah anak itu
b.
Lipstick
di bibinyo meah botul
ð Lipstick
di bibirnya merah sekali
c.
Kami
temonung ajo menjelang Ibu Guru datang
ð Kami
termenung saja menjelang Ibu Guru datang
Ø Adverbia
yang mendahului atau mengikuti kata yang diterangkan
a.
Begitu
ayah sampai umah, inyo poi sego’o
ð Begitu
ayah sampai di rumah, dia pergi segera
b.
Hogo
omeh kini amek mahal
ð Harga
emas sekarang amat mahal
c.
Siang
itu akak sego’o meluncou ke Jakarta
ð Siang
itu kakak segera meluncur ke Jakarta
Ø Adverbia
yang mendahului dan mengikuti kata yang diterangkan
a.
Aku
yakin bukan tompek itu ajo yang cantek pemandangannyo
ð Saya
yakin bukan tempat itu saja yang bagus pemandangannya
b.
Tugas
aku hanya menulis ajo apo yang dio cakap
ð Tugas
saya hanya menulis saja apa yang ia bicarakan
c.
Menu’uikku
sikap dio sangat baik botul
ð Menurutku
sikap dia sangat baik sekali
1.
Adverbia
dari segi bentuknya
1. Adverbia
Tunggal
Ø Adverbia
yang berupa kata dasar
a.
Polisi
sego’o datang ke lokasi kejadian
ð Polisi
segera datang ke lokasi kejadian
b.
Aku
hampi’ tak masuk kuliah gegara lambek bangun
ð Saya
hampir tidak masuk kuliah karena terlambat bangun
c.
Adik
paling pandai mencai perhatian umak
ð Adik
paling pintar mencari perhatian Ibu
Ø Adverbial
yang berupa kata berafiks
a.
Sebaiknyo
kau copek balek ke umah !
ð Sebaiknya
kamu cepat pulang ke rumah!
b.
Aku
menyuuh dio datang kesiko secopeknyo
ð Saya
menyuruh dia datang kesini secepatnya
c.
Asonyo
udah nak ku lempa muko dio pakai sepatu aku ko ha
ð Rasanya
sudah ingin kulempar wajahnya pakai sepatu aku ini.
Ø Adverbia
yang berupa kata ulang
a. Penjehek
itu pelan-pelan masuk ke dalam umah pak camat
ð Penjahat
itu pelan-pelan masuk ke dalam rumah pak camat
b.
Apak
kami bejuang mati-matian mencai duik buek anak-anaknyo
ð Ayah
kami berjuang mati-matian mencari duit untuk anak-anaknya
c.
Hai
ko habis-habisan aku kono kojoan samo budak tu
ð Hari
ini habis-habisan aku dikerjain sama anak itu
2.
Adverbial
gabungan
Ø Adverbial
yang berdampingan
a.
Lagi
pulo
aku tak punyo duik nak memboli baju itu
ð Lagi
pula
saya tidak punya uang untuk membeli baju itu
b.
Kami
hampi selalu datang topek waktu
ð Kami
hampir selalu datang tepat waktu
c.
Hanyo
ajo ado aso kecewa
pas dio tak jadi datang ke umah
ð Hanya
saja
ada rasa kecewa saat dia tidak jadi datang ke rumah
Ø Adverbia
yang tidak berdampingan
a.
Dio hanyo datang pas lagi susah ajo
ð Dia
hanya datang waktu lagi susah saja
b.
Aku
sangat sonang botul mendonga kaba itu
ð Saya
sangat senang sekali mendengar kabar itu
c.
Bukan menulih ajo, tapi membaco
jugo polu
ð Bukan
menulis saja, tapi membaca juga harus
2.
Adverbia
Konjungtif
a.
Aku
memang tak secantek dio. Dio jugo tak lobih baik dai aku
Aku memang tak
secantek dio. Akan tetapi dio jugo tak lobih baik dai aku
ð Saya
memang tidak secantik dia. Dia juga tidak lebih baik dari aku
Saya memang tidak secantik dia. Akan tetapi
dia juga tidak lebih baik dari saya
b.
Mereka
poi ke pokanbau. Mereka poi ke padang
Mereka poi ke
Pokanbau, Sesudah itu, mereka poi ke Padang
ð Mereka
pergi ke Pekanbaru. Mereka pergi ke Padang
Mereka pergi ke Pekanbaru. Sedudah itu mereka
pergi ke Padang
c.
Pejabat
itu memang bona-bona tak dapek hadi ke acaro itu. hal iko udah dikonfirmasi
samo ajudannyo
Pejabat itu
memang bona-bona tak dapek datang ke acaro itu. sesungguhnyo hal iko
udah dikonfirmasi samo ajudannyo
ð Pejabat
itu memang benar-benar tidak dapat hadir ke acara tersebut. Hal ini sudah
dikonfirmasi oleh ajudannya
Pejabat itu memang benar-benar tidak dapat hadir ke
acara tersebut. Sesungguhnya hal ini sudah dikonfirmasi oleh ajudannya.
3.
Adverbia
Pembuka Wacana
a.
Alkisah pado zaman dulu hiduiklah seoang
rajo yang kiki’ besamo dongan seoang anaknyo yang cantek jelito.
ð Alkisah
pada zaman dahulu hiduplah seorang raja yang kikir bersama dengan seorang
anaknya yang cantik jelita.
b.
Adopun terjadinyo poistiwa danau toba itu
kerana sang rajo tolah ingka’ janji terhadap permaisui, inyo tolah mengatakan
anak permaisui itu adalah anak ikan.
ð Adapun
terjadinya peristiwa danau toba tersebut karena sang raja telah mengingkari
janjinya terhadap permaisuri, ia telah mengatakan anak permasuri itu adalah
anak ikan.
c. Syahdan, mako pado suatu hai datanglah
panglima rajo menjumpo putri si buuk upo yang hiduiknyo sebatang kaa di ujung
kampong itu.
ð Syahdan,
maka pada suatu hari datanglah panglima raja menemui putrid si buruk rupa yang
hidupnya sebatang kara di ujung desa itu.
0 komentar:
Posting Komentar