-:-Tepat Seminggu Lalu -:-
Masih terasa di sini
sangat jelas dalam ingatan
seminggu lalu kita bertemu
di ujung jalan itu
di bawah rintik hujan
dan dinginnya malam yang menyentuh kalbu
kau datang menjemputku
menorehkan senyum ketulusan
menyapaku dengan nada keikhlasan
kau katakan kerinduan yang mendalam
itulah alasan mengapa kau berada di sini
menemuiku, melihat senyumku
dan melepas kerinduan di malam itu
tanpa ada ikatan
kita tetap merasakan kenyamanan
terbuai dalam alunan rinai hujan
yang jatuh membasahi singgasana bumi ini
bumipun seakan faham
apa yang sedang kita rasakan
tanpa ingin sedetikpun berlalu
kau masih ciptakan keindahan
yang membuatku tak berdaya
Tak ingin waktu berlalu
dalam pertemuan yang singkat itu
namun sang waktu dan keadaan
mengalahkan semuanya
ku harus melepasmu pergi
dan berdoa untuk kebaikan di sana
sembari berharap
sang waktu dapat mempertemukan
kita kembali
dalam kisah sederhana
yang pernah terangkai diantara kita
menghadirkan kebahagiaan semestinya
tepat seminggu lalu...
seharusnya aku masih berada
dalam keindahan itu
namun keadaan tlah berbeda
bak mimpi buruk yang memaksaku
untuk terjaga
kau hadirkan kenyataan
yang tidak pernah ku bayangkan sebelumnya
kenyataan yang tidak ku inginkan
namun yakin akan ku alami
kau menghilang tanpa kabar
menghadirkan tanda tanya besar di benakku
mengapa secepat itu kau pergi???
di saat semua masih terasa indah
namun seketika berubah
kini kau tlah memiliki ikatan bersamanya
dan tak mungkin dapat diusik oleh siapapun
seperti tertusuk belati
hati ini meronta kesakitan
otak pun seakan mendidih dibuatnya
sakit memang,
namun biarlah sakit ini ku bawa
hingga mati.!
dan rinai hujan seminggu lalu
tlah menjelma dalam tetesan
butir-butir peluh
yang membasahi kulit pipiku
kini ku hanya berharap
semoga sang waktu dapat menghapus
semua tentang kita
membakar ingatanku akan hadirmu
dan mengubur apa yang pernah
terjadi diantara kita.
Nurmaida
Pekanbaru, 23 Oktober 2014
Kamis, 23 Oktober 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar