Kamis, 11 September 2014

Ibuku Nyawaku

Teruntuk, Ibuku
oleh: Nurmaida

Belaianmu sangat kurindukan
pelukan hangatmu selalu ku nantikan
kasih sayangmu selalu ku dambakan

engkaulah wanita terhebat yang ku kenal
engkaulah wanita terhebat yang ku punya
tanpamu aku tak kan bisa apa-apa
engkaulah penyejuk dari segala gundahku

engkau adalah sumber dari inspirasiku
engkaulah yang selalu memotivasiku
engkau yang selalu mengajarkanku 
untuk bisa hidup mandiri
tidak selalu tergantung dengan yang lain

tapi aku belum bisa, bu.

saat jarak memisahkan kita
aku serasa kaku, 
tak ada lagi yang memerhatikanku dari kedekatan 
seperti yang engkau lakukan saat ku di dekatmu.

aku begitu acuh tak acuh dengan hidup ini
masa bodoh dengan semuanya

kesehatanku terganggu, 
makan,tidurku tak teratur
aku belum bisa mengatur semuanya dengan sendiri

kadang aku bertanya dalam hati,
mau sampai kapankah aku seperti ini?

bukannya sok manja,
bukan juga sok menjadi yang paling disayang
tapi aku memang belum bisa,bu.

tiap hari aku selalu berdoa kepada Sang Pemberi Kehidupan
semoga Ibu senantiasa dilimpahkan kesehatan
semoga Ibu diberikan umur yang panjang
agar suatu saat kelak,
Ibu dapat melihatku menjadi sosok seperti apa yang Ibu inginkan

amin....


Pekanbaru
11 September 2014




0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar