Teruntuk, Ibuku
oleh: Nurmaida
Belaianmu sangat kurindukan
pelukan hangatmu selalu ku nantikan
kasih sayangmu selalu ku dambakan
engkaulah wanita terhebat yang ku kenal
engkaulah wanita terhebat yang ku punya
tanpamu aku tak kan bisa apa-apa
engkaulah penyejuk dari segala gundahku
engkau adalah sumber dari inspirasiku
engkaulah yang selalu memotivasiku
engkau yang selalu mengajarkanku
untuk bisa hidup mandiri
tidak selalu tergantung dengan yang lain
tapi aku belum bisa, bu.
saat jarak memisahkan kita
aku serasa kaku,
tak ada lagi yang memerhatikanku dari kedekatan
seperti yang engkau lakukan saat ku di dekatmu.
aku begitu acuh tak acuh dengan hidup ini
masa bodoh dengan semuanya
kesehatanku terganggu,
makan,tidurku tak teratur
aku belum bisa mengatur semuanya dengan sendiri
kadang aku bertanya dalam hati,
mau sampai kapankah aku seperti ini?
bukannya sok manja,
bukan juga sok menjadi yang paling disayang
tapi aku memang belum bisa,bu.
tiap hari aku selalu berdoa kepada Sang Pemberi Kehidupan
semoga Ibu senantiasa dilimpahkan kesehatan
semoga Ibu diberikan umur yang panjang
agar suatu saat kelak,
Ibu dapat melihatku menjadi sosok seperti apa yang Ibu inginkan
amin....
Pekanbaru
11 September 2014
Kamis, 11 September 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar